RESTORATIVE PRACTICES SEBAGAI ALTERNATIF HUKUMAN: STUDI KASUS PENDEKATAN POSITIF DALAM MENANGANI KONFLIK DI KELAS 3 SDN SIRNASARI
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan restorative practices sebagai alternatif hukuman dalam menangani konflik di kelas 3 Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, menggunakan teknik wawancara mendalam terhadap guru kelas dan triangulasi data melalui observasi serta dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan restoratif mampu meningkatkan kesadaran emosional siswa, menumbuhkan empati, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dibandingkan pendekatan disiplin konvensional. Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu dan literasi emosional siswa, praktik restoratif terbukti efektif dalam memulihkan hubungan sosial dan mengembangkan tanggung jawab pribadi siswa. Implikasi penelitian ini mencakup perubahan paradigma guru dari agen kontrol menjadi fasilitator pembelajaran sosial-emosional, serta pentingnya dukungan kebijakan institusional untuk keberlanjutan implementasi pendekatan humanis dalam pengelolaan kelas.